Apa hikmah Allah menciptakan binatang-binatang seperti ular, kalajengking, tikus dan sejenisnya, karena kita juga tidak boleh memakannya?
Ada dua bentuk jawaban untuk pertanyaan tersebut, yang bersifat umum dan khusus.
Adapun jawaban umumnya, bahwa seorang muslim itu beriman bahwa Allah itu Maha
Bijaksana Lagi Maha Mengetahui. Allah tidak akan menciptakan sesuatu tanpa
guna. Segala perbuatan Allah itu berasal dari hikmah-Nya. Kalau hikmah Allah
tersebut tidak diketahui oleh seorang mukmin, maka ia harus kembali kepada
dasar keyakinan tersebut, tidak boleh bersangka buruk terhadap Allah.
Yang bersifat khusus, bahwa hikmah dari diciptakan binatang-binatang tersebut
adalah untuk menampakkkan kemapanan ciptakaan Allah terhadap para makhluk
tersebut dan pengaturan Allah terhadapnya. Meski demikian banyak ciptaan Allah
tersebut, Allah tetap memberikan rezeki kepada mereka semua. Demikian juga,
Allah menjadikan mereka semua sebagai cobaan, memberikan pahala kepada orang
yang terkena gigitannya, disamping juga akan tampak keberanian orang yang
mampu membunuhnya. Allah juga memberikan cobaan dengan binatang-binatang itu
kapada para hamba-Nya pada sisi iman dan keyakinan mereka. Orang yang beriman,
akan pasrah dan ridha. Adapun orang yang ragu-ragu akan berkata: "Apa
yang Allah inginkan dengan makhluk-makhluk semacam ini?"
Dengan semua itu, akan tampak pula kelemahan dan kepicikan manusia ketika
ia merasa sakit dan mengeluh karena binatang-binatang tersebut yang secara
ciptaan, jauh lebih kecil dari dirinya. Ada seorang ulama pernah ditanya tentang
hikmah diciptakannya lalat. Sang ulama menjawab: "Untuk menghinakan hidung-hidung
para diktator." Dengan adanya binatang-binatang berbahaya tersebut akan
tampak besarnya karunia Allah dengan diciptakannya pula berbagai hal yang
bermanfaat. Sebagaimana kata orang: "Sesuatu itu akan tampak hakikatnya
dengan adanya hal yang menjadi lawannya."
Selain itu melalui penelitian dan ilmu kedokteran juga terbukti banyak dari
jamu-jamuan yang manjur ternyata diproses dari racun ular dan sejenisnya.
Sungguh Maha Suci Allah yang telah menjadikan berbagai manfaat pada ciptaan
yang secara zhahir berbahaya. Kemudian banyak dari hewan-hewan berbahaya itu
yang menjadi makanan buat binatang lain yang bermanfaat sehingga menciptakan
keseimbangan ciptaan pada alam dan lingkungan yang Allah ciptakan secara permanen.
Dengan demikian seorang muslim haruslan yakin bahwa semua perbuatan Allah
Ta'ala itu baik dan tidak ada keburukan mutlak pada makhluk ciptaan-Nya. Pasti
ada kebaikannya pada sisi lain, meskipun sebagian kebaikan itu tidak tampak
bagi sebagian orang, seperti diciptakannya Iblis yang menjadi biang kejahatan.
Penciptaan Iblis memiliki banyak hikmah dan kemaslahatan. Di antaranya, dengan
Iblis Allah memberi cobaan kepada para hamba-Nya, sehingga terbedakan orang-orang
yang taat dengan orang-orang yang berbuat maksiat; antara orang-orang yang
bersungguh-sungguh dengan orang yang teledor; demikian juga antara Ahli Surga
dengan Ahli Neraka. Kita memohon kepada Allah agar memberikan kepada kita
karunia iman dan pandangan hati yang kuat dalam dalam agama. Semoga shalawat
dan salam terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.