Alhamdulillah, segala puji bagi Allah.
Adapun perbedaan antara gangguan jin dan sihir maka beberapa orang yang sudah
berpengalaman dalam hal ini menerangkan bahwa di antara tanda-tanda orang
yang diganggu jin adalah sebagai berikut:
Berpaling dan sangat menghindar dari mendengar adzan atau bacaan Quran.
Pingsan, kejang,atau kesurupan dan jatuh ketika dibacakan Quran.
Sering mimpi yang menakutkan.
Suka menyendiri, menyepi dan berperilaku aneh.
Kadang-kadang syetan yang masuk kepadanya berbicara ketika dibacakan Quran.
Gila, sebagaimana firman Allah:
"Orang-orang yang memakan riba mereka tidak bisa berdiri kecuali
seperti berdirinya orang yang dipukul oleh syetan karena gila."
Adapun sihir, di antara tanda-tandanya adalah:
Orang yang terkena sihir membenci isterinya atau wanita yang tersihir
membenci suaminya sebagaimana firman Allah:
"Lalu mereka mempelajari dari Harut dan Marut ilmu sihir yang bisa
memisahkan antara seseorang dengan isterinya."
Berbeda keadaan dirinya antara di luar rumah dengan di dalam rumah dengan
perbedaan yang mencolok. Maka dia akan sangat rindu kepada isterinya dan
rumahnya ketika dia berada di luar rumah, tetapi ketika dia masuk diapun
membenci keluarganya dengan kebencian yang sangat.
Tidak mampu menggauli isterinya.
Bagi wanita hamil selalu mengalami keguguran terus menerus.
Perubahan yang tiba-tiba dari perilakunya tanpa sebab yang jelas.
Tidak punya selera makan sama sekali.
Sering berkhayal bahwa dia sedang mengerjakan sesuatu padahal dia tidak
mengerjakannya.
Taat secara membabi buta dan cinta secara tiba-tiba serta berlebih-lebihan
dalam bersikap kepada orang tertentu.
Inilah... Namun ada hal yang harus kita perhatikan bahwa tanda-tanda yang
disebutkan di atas tadi tidaklah berarti bahwa bila sebagian diantaranya terjadi
pada diri seseorang lalu dianggap dia terkena sihir atau jin. Kadang-kadang
hal itu terjadi karena sebab fisik atau kejiwaan yang lain.
Pengobatan:
Tawakal kepada Allah dan benar-benar bersandar kepada-Nya.
Diruqyah (dibacakan Al Quran kepadanya) dan berlindung kepada Allah dengan
cara yang disyariatkan.
Surat yang terpenting yang harus dibacakan adalah Al Falaq dengan An Nas yang
dipakai untuk mengobati Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassalam dan tidak ada minta
perlindungan yang sebanding dengan dua surat tadi. Lalu ditambahkan surat
Al Ikhlas. Dan surat Al Fatihah merupakan ruqyah yang ampuh sebagaimana ditetapkan
dalam hadis sahih. Di dalam mengobati sihir boleh juga mengambil tujuh helai
daun bidara yang hijau, lalu ditumbuk dan di simpan di sebuah bejana lalu
dituangkan air ke dalamnya secukupnya untuk mandi lalu dibacakan ayat kursi,
surat Al Kafirun, Al Ikhlas, Al Falaq An Nas, dan ayat-ayat sihir yang ada
dalam surat Al Baqarah ayat 102, Al A'raf ayat 117-119, surat Yunus ayat 79-82,
dan surat Thaha ayat 65-69, kemudian sebagian airnya diminum dan sisanya dipakai
mandi seperti yang pernah dicoba oleh beberapa orang ulama salaf dan hal ini
ternyata bermanfaat
Mengeluarkan alat sihir dan merusakkannya sebagaimana yang dilakukan oleh
Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassalam ketika beliau disihir oleh Lubaid Bin Al
A'sham seorang Yahudi.
Menggunakan obat-obat yang dibolehkan, seperti memakan tujuh buah kurma
yang berkualitas (dari kurma Madinah) sebelum sarapan, kalau tidak ada,
maka boleh memakan kurma apa saja yang didapat dengan izin Allah akan bermanfaat.
Berbekam.
Doa.
Kita mohon kepada Allah semoga Dia menyembuhkan saudara Anda dan melepaskan
penderitaannya serta penderitaan Anda karena Dialah Yang Maha Penyembuh yang
tidak ada Penyembuh selain Dia.